Keberdayaan dan Strategi Pelaksanaan Penyuluhan Masyarakat Nelayan Kota Bengkulu

Pembangunan masih belum mampu meningkatkan secara nyata kehidupan
nelayan yang secara turun temurun telah menjadikan usaha menangkap ikan di laut sebagai mata pencaharian utama untuk menghidupi dirinya dan keluarganya. Keberdayaan masyarakat nelayan masih rendah, hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya kapasitas diri nelayan yang dicirikan dengan rendahnya penghasilan yang diperoleh dari hasil usaha menangkap ikan di laut, sehingga rendah juga kemampuan nelayan memenuhi berbagai kebutuhan hidup, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarganya.

Kapasitas diri masyarakat nelayan terlihat dari rendahnya tingkat pengetahuan, sikap serta keterampilan para nelayan dalam memberikan kontribusi terhadap proses peningkatan kehidupan sosial ekonomi mereka dan juga peran pemerintah daerah yang masih kurang dalam memberikan lingkungan usaha yang kondusif bagi masyarakat nelayan, seperti ketersediaan sarana dan prasarana fisik maupun modal merupakan penyebab dari berbagai kondisi kehidupan masyarakat nelayan sekarang ini. Dampak dari semuanya ini adalah rendahnya produksi yang mampu di hasilkan oleh nelayan guna mencukupi kebutuhan hidup mereka. Dengan kondisi yang demikian menyebabkan tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan masih jauh dari indikator kesejahteraan atau dikatakan termasuk golongan masyarakat miskin.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi keberdayaan masyarakat
nelayan Kota Bengkulu; (2) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberdayaan masyarakat nelayan Kota Bengkulu; dan (3) menetapkan strategi pelaksanaan penyuluhan dalam pemberdayaan masyarakat nelayan Kota Bengkulu. Unit analisis adalah masyarakat nelayan Kota Bengkulu. Ukuran populasi adalah 811 nelayan. Sampel diambil secara proporsional random sampling dari populasi, ukurannya ditentukan dengan rumus Slovin pada α = 0.05, berjumlah 150 nelayan.

Data utama dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuisioner, dilanjutkan dengan diskusi fokus grup dan wawancara mendalam terhadap nelayan, dan para informan, yaitu: pemuka masyarakat, dinas terkait, pengurus kelompok, pengurus koperasi, dan pengurus organisasi profesi. Pendekatan analisis yang digunakan adalah deskriptif, secara kuantitatif maupun kualitatif, selanjutnya dilakukan uji statistik korelasi, regresi, uji beda dan analisis SEM. Jenis data yang digunakan dalam penelitian
adalah data primer dan data sekunder.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keberdayaan masyarakat nelayan Kota Bengkulu masih tergolong rendah; (2) Karakterisitik internal nelayan memiliki hubungan dan pengaruh yang nyata terhadap kapasitas diri nelayan, karakteristik eksternal nelayan memiliki hubungan dan pengaruh yang nyata terhadap kapasitas diri nelayan, dan kapasitas diri nelayan memiliki hubungan dan pengaruh yang nyata terhadap tingkat keberdayaan nelayan; dan (3) strategi pelaksanaan penyuluhan dalam pemberdayaan masyarakat pesisir nelayan Kota Bengkulu diarahkan kepada penguatan faktor karakteristik internal dengan melakukan pelaksanaan penyuluhan dengan metode pembelajaran nonformal.

Download: KEBERDAYAAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>